Event

7 Kebiasaan Sehari-Hari di Rumah Ini Ternyata Ampuh Mencegah Kanker Paru. Apakah Kebiasaan Anda Termasuk?

Ditinjau oleh dr. Devi Elora - KALGen Academia Team
27 August 2025
Bagikan
Share to Facebook Share to Twitter Share to Whatsapp

Kanker paru merupakan salah satu jenis penyakit dengan angka kematian tertinggi di dunia. Selama ini, banyak orang mengaitkannya hanya dengan kebiasaan merokok. Padahal, ada berbagai faktor lain dari rumah dan lingkungan sekitar yang juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker paru. Kabar baiknya, sebagian besar faktor ini bisa dicegah. Berikut beberapa langkah nyata yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kanker paru sejak dari rumah:


1. Hindari Paparan Asap Rokok (Aktif & Pasif)

Merokok adalah penyebab utama kanker paru. Namun, perokok pasif yang menghirup asap rokok orang lain juga memiliki risiko serupa. 

Solusi :

  • Jangan merokok di dalam rumah atau kendaraan

  • Buat aturan rumah harus bebas rokok

  • Jauhi area publik yang memperbolehkan merokok


2. Pastikan Ventilasi Udara yang Baik

Udara pengap atau ruangan tertutup tanpa sirkulasi dapat menyebabkan polutan berbahaya seperti asap, debu, dan gas radon terperangkap di dalamnya

Solusi :

  • Rutin membuka jendela untuk sirkulasi udara alami.

  • Gunakan exhaust fan di dapur dan kamar mandi.

  • Pertimbangkan penggunaan alat pembersih udara (air purifier) di rumah.


3. Waspadai Gas Radon

Radon adalah gas radioaktif alami yang tidak berbau, tidak berwarna, dan bisa berasal dari tanah di bawah rumah. Paparan jangka panjang terhadap gas ini bisa meningkatkan risiko kanker paru.

Solusi :

  • Periksa kadar radon di rumah, terutama di daerah berisiko tinggi.

  • Tutup retakan pada lantai atau pondasi rumah untuk mencegah kebocoran gas. 


4. Kurangi Polusi Udara Dalam Ruangan

Pembakaran bahan bakar padat seperti kayu, arang, atau minyak tanah di dalam rumah bisa menghasilkan partikel berbahaya bagi paru-paru.

Solusi :

  • Gunakan bahan bakar bersih (gas atau listrik) untuk memasak.

  • Hindari membakar sampah atau bahan lain di dalam rumah.


5. Jaga Kualitas Udara di Sekitar Rumah

Polusi dari asap kendaraan, industri, maupun pembakaran terbuka juga berkontribusi pada risiko kanker paru. 

Solusi :

  • Tanam pohon atau tanaman penjernih udara di sekitar rumah.

  • Gunakan masker ketika kualitas udara buruk.

  • Dukung kebijakan lingkungan sehat di komunitas.


6. Konsumsi Makanan Sehat dan Kaya Antioksidan

Makanan tinggi antioksidan seperti buah dan sayur membantu melindungi sel paru dari kerusakan. Nutrisi berperan dalam menjaga kesehatan sel paru.

Solusi :

  • Perbanyak buah segar, sayuran hijau, dan makanan tinggi serat.

  • Kurangi makanan olahan dan tinggi lemak jenuh berlebihan.


7. Lakukan Deteksi Dini Jika Berisiko Tinggi

Bagi yang memiliki riwayat merokok, paparan zat kimia, atau riwayat kanker dalam keluarga, skrining kanker paru sangat disarankan.

Solusi :

  • Konsultasikan dengan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan low-dose CT scan.

  • Manfaatkan program deteksi dini seperti SPOTMAS dari KALGen.


Mencegah kanker paru bukan hanya tentang berhenti merokok, tapi juga membangun rumah dan lingkungan yang sehat bagi paru-paru kita. Mulailah dari langkah kecil, karena pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. KALGen Innolab menyediakan layanan skrining kanker yang lengkap dan berkualitas. Dengan fasilitas modern serta tenaga medis profesional, KALGen Innolab menerapkan protokol pemeriksaan terkini yang mengikuti standar internasional.


Jangan tunda deteksi dini. Konsultasikan kebutuhan skrining kanker Anda bersama KALGen Innolab dan lindungi kesehatan paru sejak sekarang.



(Keywords: cara mencegah kanker paru paru adalah, bagaimana cara mencegah kanker paru, kanker paru paru adalah, upaya pencegahan kanker paru paru, kanker paru apakah menular, kanker paru paru cara mencegah, kanker paru cara mengobati, kanker paru ciri cirinya, kanker paru cara mengatasinya, kanker paru apa bisa sembuh, kanker paru lingkungan rumah, kanker paru faktor risiko, deteksi dini kanker paru, solusi mencegah kanker paru paru, kanker paru di indonesia)


Referensi:

  1. Saranrittichai, K., Ussavapark, W., Thamrongwarangkoon, T., Heangsorn, T., Daoruang, S., & Teeranut, A. (2020). Community- Based Approaches to Cancer Prevention in Rural Thailand Based on Experiences of Accredited Health Professionals. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 21(1), 7-12. https://doi.org/10.31557/APJCP.2020.21.1.7 

  2. Ziller, E., Talbot, J., Elbaum, M., Croll, Z., Waterston, L., Korsen, N., & Han, P. (2023). Engaging At-Risk Rural Residents in Secondary Lung Cancer Prevention. Journal of Primary Care & Community Health, 14. https://doi.org/10.1177/21501319231163368 

  3. Li, X., Jansåker, F., Sundquist, J., Crump, C., Hamano, T., & Sundquist, K. (2023). Neighborhood deprivation in relation to lung cancer in individuals with type 2 diabetes—A nationwide cohort study (2005–2018). PLoS ONE, 18(7). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0288959 

  4. Presant, C., Salgia, R., Kulkarni, P., & Tiep, B. (2020). Implementing Lung Cancer Screening and Prevention in Academic Centers, Affiliated Network Offices and Collaborating Care Sites. Journal of Clinical Medicine, 9(6), 1820. https://doi.org/10.3390/jcm9061820 

Baca Juga Yang Lainnya

Kenali HPV Sekarang, Informasi Ini Bisa Mengubah Cara Anda Menjaga Kesehatan
Ditinjau oleh dr. Devi Elora - KALGen Academia Team
28 August 2025
Anak kecil kok bisa stroke? Apa iya? Apa yang perlu diketahui oleh orang tua?
Ditinjau oleh dr. Devi Elora - KALGen Academia Team
27 August 2025
Artikel Lainnya
LOADING ...